CERBUNG - THE DESTINY OF MY SOULMATE

L_Meong 06 Juli 2020 13:20:29 WIB

SENDU (10)

 

“Tidak… tidak akan… aku tak akan menyakitinya lagi… dia jodohku… Juria yang akan melengkapi segala kekuranganku… aku tak akan mampu untuk—” Alan tak mampu menyelesaikan kalimatnya. Airmatanya berlomba mendesak keluar. Alan tak bisa membayangkan dirinya harus menjalani hidup tanpa Juria.

“Aku harap juga begitu… karena kamu akan menyesal bila sampai kau meninggalkan adikku. Keberadaanmu dan keturunanmu akan dipertaruhkan,” tegas Moongoddess pada Alan yang masih berlutut dengan membawa Juria dalam pelukannya.

“Tidak akan… itu tidak akan pernah terjadi,” ucap Alan dengan yakin, ia menggelengkan kepalanya dengan ribut.

“Aku pegang janjimu—” Moongoddess masih menatap tak suka pada Alan namun ia mengalah demi kebahagiaan sang adik yang amat ia kasihi. “Adikku—ah sekarang namamu Juria, kakak akan kembali ke Nirvana dan mengawasi kalian dari sana. Kakak harap kau menjemput kebahagiaanmu kali ini,” sang dewi membelai rambut panjang Juria. Tatapannya sendu, ia tak rela bila dipisahkan lagi dengan adiknya. Tapi dunia mereka sekarang berbeda, mereka akan terpisah oleh jarak.

“Kakak akan kembali?” Juria menatap sang dewi sendu, berharap sang kakak tidak meningalkannya.

“Hmm, jagalah dirimu baik-baik—” senyum cerah Moongoddess membuat Juria ikut tersenyum, “dan untukmu Alan… kawananmu bebas melewati tabir pelindung di desa ini untuk menemui Juria. Gunakan dengan bijak dan lindungi warga desa,” lanjut sang dewi dengan menatap lurus pada Alan.

“Te—terimakasih Moongoddess,” wajah Alan tampak lebih cerah setelah mendengar keputusan sang dewi. Ia sangat senang.

 

Bersambung...

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung

Lokasi Putat

tampilkan dalam peta lebih besar